Senin, 31 Oktober 2016

Pemecahan Masalah lapisan fisik jaringan WAN

Pemecahan Masalah lapisan fisik jaringan WAN

Tanpa kemampuan untuk memonitor jaringan, administrator hanya dapat bereaksi terhadap masalah pada waktu mereka muncul, bukannya lebih dulu mencegah masalah supaya tidak terjadi. Menjalankan dan memelihara fungsi suatu jaringan bisa menjadi mimpi buruk jika Anda tidak mengetahui mana yang bekerja dengan baik dan mana yang tidak. Terutama jika jaringan tersebar lebih dari ratusan kilometer persegi, di mana beberapa perangkat hampir tidak mungkin diakses, misalnya PC yang diletakan di berbagai Sentral Telepon Otomat (STO/Local Exchange), Sentral Trunk.(Trunk Exchange) dan Site-Site Repeater yang tersebar di berbagai kota (WordPress.com, 2012)
A.      KABEL TESTER SEBAGAI KONSOL SNMP
SNMP adalah sebuah protokol yang dirancang untuk memberikan kemampuan kepada
pengguna untuk memantau dan mengatur jaringan komputernya secara sistematis dari jarak
jauh atau dalam satu pusat kontrol saja. (Ihsan, 2015)
B .  ETHERNET ISU WIRING 42
Ethernet adalah keluarga teknologi jejaring komputer untuk jaringan wilayah setempat (LAN)
yang biasanya menghubungkan banyak perangkat yang relatif dekat satu sama lain, contoh
nya : sistem jaringan pada gedung yang sama. Sejarah Ethernet ini bermula dari sebuah
pengembangan WAN di University of Hawaii pada akhir tahun 1960 yang dikenal dengan
nama “ALOHA”. Dan pada tahun 1975, Xerox Corporation mendesign Ethernet yang bisa
menghubungkan 100 komputer dengan kecepatan 2,94 megabit per sekon melalui kabel yang cukup panjang, yaitu satu kilometer. (dwiono, Troubleshooting Jaringan Kelas XII TKJ , 2016)
C.   ETHERNET WIRING PELANGGARAN 45
Dalam implementasi dasar membangun jaringan komputer di artikel saya sebelumnya, di kesempatan ini saya akan mencoba menjelaskan bagaimana cara membuat kabel lan / utp. Kabel ini dibutuhkan untuk menghubungkan perangkat-perangkat jaringan, contohnya dari lan card komputer ke komputer , switch, router atau perangkat jaringan lainnya. (RACHMAD)
D.   Perbaikan tabrakan data kabel UTP/Optik
       Jika dua station ingin mentransmisikan data secara bersamaan, maka kemungkinan akan terjadi collision (kolisi/tabrakan) yang akan mengakibatkan dua station tersebut berhenti untuk mentransmisikan data. Semakin banyak station dalam sebuah jaringan Ethernet maka kemungkinan jumlah kolisi juga akan semakin besar dan akan membuat kinerja Ethernet menurun dalam mentransmisikan data. Salah satu cara untuk mengatasi masalah tersebut adalah memasang “Switch Ethernet” untuk melakukan segmentasi terhadap jaringan Ethernet ke dalam beberapa collision domain. (LIPI)

Bibliography

dwiono, d. (2016, September 28). Troubleshooting Jaringan Kelas XII TKJ . Retrieved oktober 12, 2016, from ModulSMKTKJ: http://modulsmktkj.blogspot.co.id/2016/09/troubleshooting-jaringan-kelas-xii-tkj.html
Ihsan, M. R. (2015, Oktober 09). Kali ini Saya Shared Untuk kawan - kawan Guru TKJ. Retrieved oktober 12, 2016, from RPP Troubleshooting Jaringan 12 TKJ: http://semuasekaliklik.blogspot.co.id/2015/10/rpp-troubleshooting-jaringan-12-tkj.html
LIPI, P. P. MATERI PELATIHAN . http://www.coremap.or.id/downloads/modul_PC.pdf.
RACHMAD, A. (n.d.). Bagaimana Cara Membuat Kabel UTP / Kabel LAN . Retrieved oktober 12, 2016, from Bagaimana Cara Membuat Kabel UTP / Kabel LAN : http://www.modalsemangat.com/2015/09/cara-membuat-kabel-lan.html
WordPress.com. (2012). Troubleshooting WAN. Retrieved oktober 12, 2016, from Teknik Komputer dan Jaringan: https://rizkifaisal17.wordpress.com/troubleshooting-wan/

Senin, 24 Oktober 2016

Pemecahan masalah lapisan presentasi jaringan LAN

Presentation Layer (Lapisan presentasi).
Lapisan Presentasi adalah lapisan keenam dari bawah dalam model referensi jaringan terbuka OSI. Pada lapisan ini terjadi pembuatan struktur data yang didapatnya dari lapisan aplikasi ke sebuah format yang dapat ditransmisikan melalui jaringan (Indah, 2016)

Fungsi Presentation Layer
Secara umum fungsi dari presentation layer adalah:
a) Enkripsi dan dekripsi dari suatu pesan untuk alasan keamanan.
b) Kompresi dan dekrompresi suatu pesan sehingga dapat dikirimkan pada jaringan secar  efisien.
c) Memformat grafis.
d) Melakukan translasi konten.
e) Melakukan translasi yang sifatnya spesifik terhadap suatu sistem tertentu.
f) Bagaimana data dipresentasikan.
g) Menyajikan data.
h) Sebagai layanan penterjemah.
i) Menentukan tipe data (gambar, audio, video, atau teks), enkripsi (ASCII atau EBCDIC), dan ekstensi file agar file siap ditampilkan di layer aplikasi. (FEBRIANTO, 2014)

Troubleshooting Lapisan Presentasi
Masalah jaringan dapat timbul dari transportasi lapisan masalah pada router, terutama di tepi jaringan mana lalu lintas diperiksa dan dimodifikasi. Dua teknologi lapisan umumnya dilaksanakan transportasi adalah akses daftar kontrol (ACL) dan Network Address Translation (NAT), seperti yang ditunjukkan dalam
Masalah yang paling umum dengan ACLs disebabkan oleh konfigurasi pantas. Masalah dengan ACLs dapat menyebabkan jika tidak bekerja sistem gagal. Ada beberapa daerah yang mana misconfigurations sering terjadi:
Pilihan arus lalu lintas – misconfiguration router yang paling umum adalah menerapkan ACL untuk lalu lintas yang salah. Lalu lintas didefinisikan oleh kedua antarmuka router melalui yang lalu lintas adalah bepergian dan arah di mana lalu lintas ini bepergian. Sebuah ACL harus diterapkan ke antarmuka yang benar, dan ke arah lalu lintas benar harus dipilih untuk berfungsi dengan baik.
Perintah akses kontrol entri – entri di ACL harus dari spesifik untuk umum. Meskipun ACL mungkin memiliki entri khusus mengizinkan arus lalu-lintas tertentu, paket pernah cocok entri jika mereka ditolak oleh lain entri sebelumnya dalam daftar. Jika router menjalankan ACLs dan NAT, urutan di mana setiap teknologi ini diterapkan untuk arus lalu lintas penting. Lalu lintas masuk diproses oleh inbound ACL sebelum diproses oleh lalu lintas NAT. Outbound luar di-dalam diproses oleh ACL keluar setelah diproses oleh dalam di-luar NAT.
Implisit menyangkal semua – ketika keamanan yang tinggi tidak diperlukan pada ACL, elemen kontrol akses implisit ini dapat menjadi penyebab misconfiguration ACL. (hidayatulloh, 2015)

Abstrak Sintaks Notasi 1
Dalam Open System Interconnection (OSI), sebuah notasi untuk mendefinisikan struktur data dan tipe data. Notasi didefinisikan dalam standar internasional ISO 8824/ITU X.208 dan ISO 8825/ITU X.209. (zoellucky, 2014)

X – Windows
X-Windows (atau X11 atau X) adalah sistem grafis dan windowing bagi sistem operasi UNIX dan sistem-operasi-mirip-UNIX yang dikembangkan di Massachusetts Institute of Technology (MIT) sejak tahun 1984.
Dengan menggunakan X-Windows dan aplikasi Windows Manager, sebuah komputer dengan sistem operasi UNIX dapat memiliki sistem GUI (Graphical User Interface), seperti: (Wikipedia, 2015)
1.      KDE
2.      GNOME
3.      fvwm

4.      AfterStep
Link Download !! HERE
 
sumber : http://cysmixs.blogspot.co.id/2016/09/pemecahan-masalah-lapisan-presentasi.html

Pemecahan Masalah lapisan sesi jaringan LAN

DNS (Domain Name System)
1.      Pengertian DNS
Sistem Penamaan Domain ; SNR (bahasa Inggris: (Domain Name System; DNS) adalah sebuah sistem yang menyimpan informasi tentang nama host ataupun nama domain dalam bentuk basis data tersebar (distributed database) di dalam jaringan komputer, misalkan: Internet. DNS menyediakan alamat IP untuk setiap nama host dan mendata setiap server transmisi surat (mail exchange server) yang menerima surel (email) untuk setiap domain. Menurut browser Google Chrome, DNS adalah layanan jaringan yang menerjemahkan nama situs web menjadi alamat internet. (Purba, t.thn.)
2.      Struktur DNS
Domain Name System merupakan sebuah hirarki pengelompokan domain berdasarkan nama,  dibagi menjadi beberapa bagian diantaranya:
Root-Level Domains
Domain ditentukan berdasarkan tingkatan kemampuan yang ada di struktur hirarki yang disebut dengan level. Level paling atas di hirarki disebut dengan root domain. Root domain di ekspresikan berdasarkan periode dimana lambang untuk root domain adalah (“.”). (Wikipedia, t.thn.)
Net BIOS
NetBIOS Adalah suatu antarmuka (interface) dan sebuah protokol yang dikembangkan oleh IBM. Fungsi protokol yang dikembangkan oleh IBM. Fungsi protokol ini berkisar di atas tiga layer paling atas (session, presentation dan aplication). Dalam model ISO, NetBIOS memberikan suatu interface standard bagi layer dibawahnya.NetBIOS juga dapat digunakan sebagai sebuah API (Application Program Interface) untuk pertukaran data. Ia memberi programmer akses ke berbagai sumber data untuk menciptakan hubungan dua komputer atau antara dua aplikasi pada komputer yang sama. (Aziz, t.thn.)
Network Component (Gateway)
Gateway adalah sebuah perangkat yang digunakan untuk menghubungkan satu jaringan komputer dengan satu atau lebih jaringan komputer yang menggunakan protokol komunikasi yang berbeda sehingga informasi dari satu jaringan computer dapat diberikan kepada jaringan komputer lain yang protokolnya berbeda. (disconnected32, 2008)
Protokol-Protokol Session Layer
1.      NETBIOS ( Netbios Extended User Interface) session interface dan protokol dikembangkan oleh IBM.
2.      PAP ( Printer Access Protocol ) terdapat pada printer postscript untuk akses pada jaringan Apple Talk.
3.      NETBEUI merupakan pengembangan dari Netbios yang digunakan pada produk Microsoft Networking seperti Windows NT dan LAN.
4.      Network File System (NFS). Dikembangkan oleh Sun Microsystem dan digunakan dengan TCP/IP, sehingga membolehkan akses transparan untuk Unix workstation ke remote ressources.
5.      Structured Query Language (SQL). Dikembangkan oleh IBM, menyediakan cara simple bagi users untuk mendefinisikan kebutuhan informasi mereka pada kedua sistem baik lokal maupun remote.
6.      X Window. Banyak digunakan oleh intellegent terminals untuk berkomunikas dengan remote (Unix computer) yang memungkinkan mereka untuk beroperasi seolah olah terpasang monitor lokal.
7.      AppleTalk Session Protocol (ASP). Merupakan mekanisme Client/Server yang lain, yang digunakan pada Appletalk client server. (IT, t.thn.)
Remote Procedure Call (RPC)
Remote Procedure Call (RPC) adalah sebuah metode yang memungkinkan kita untuk mengakses sebuah prosedur yang berada di komputer lain. Untuk dapat melakukan ini sebuah server harus menyediakan layanan remote procedure. Pendekatan yang dilakuan adalah sebuah server membuka socket, lalu menunggu client yang meminta prosedur yang disediakan oleh server. Bila client tidak tahu harus menghubungi port yang mana, client bisa me- request kepada sebuah matchmaker pada sebuah RPC port yang tetap. Matchmaker akan memberikan port apa yang digunakan oleh prosedur yang diminta client (Mayang, t.thn.)

Daftar Pustaka

Aziz. (n.d.). Net Bios. Retrieved from Netbios: azizizzu.blogspot.com/2011/02/netbios.html
disconnected32. (2008, 8 8). PENGERTIAN & FUNGSI 7 OSI LAYER. Retrieved from PENGERTIAN & FUNGSI 7 OSI LAYER: https://disconnected32.wordpress.com/2008/09/22/pengenalan-jaringan/
IT, D. (n.d.). Protokol Session Layer. Retrieved from http://dosenit.com/jaringan-komputer/teknologi-jaringan/session-layer-jaringan-komputer
Mayang, B. (n.d.). Definisi dan Konsep RPC (Remote Procedure Call). Retrieved from Definisi dan Konsep RPC (Remote Procedure Call): https://bersitrahmayang.wordpress.com/2014/03/17/definisi-dan-konsep-rpc-remote-procedure-call/
Purba, A. (n.d.). Pengertian dan Fungsi Domain Name System (DNS) Server. Retrieved from Pengertian dan Fungsi Domain Name System (DNS) Server: https://habibahmadpurba.wordpress.com/2014/11/11/pengertian-dan-fungsi-domain-name-system-dns-server/
Wikipedia. (n.d.). DNS. Retrieved from dns: https://id.wikipedia.org/wiki/Sistem_Penamaan_Domain

Rabu, 19 Oktober 2016

contoh soal mid semester tkj 12

Soal

  1. Apakah yang dimaksud dengan Target Kesempatan dan Pilihan itu ?
  2. Apakah Tujuan Footprinting ?
  3. Jelaskan secara singkat mengapa menutupi jejak merupakan hal penting bagi penyerang (attacker) ?
  4. Informasi DNS yang dikumpulkan WHOIS digunakan untuk jenis reconnaissance apa ?
  5. Sebutkan 3 hal yang harus anda ingat saat menulis atau meninjau kebijakan keamanan !
  6. Sebutkan perbedaan antara alamat IP Publik dan Perorangan !
  7. Sebutkan 2 tipe proxy firewall !
  8. Bagaimana firewall dijadikan pengembang dari kebijakan keamnan ?
  9. Teknologi apa yang berada dalam Cisco Firewall Feature Set IOS ?
  10. Bagaimana istilah 802.11 dan Wifi digunakan ? Apa perbedaan dan Kemiripan diantara mereka ?

Jawaban 

1. Target Kesempatan dan Pilihan
  • Target Kesempatan : Target yang paling mudah disusupi oleh hacker / attacker, dimana seorang penyerang (hacker/attacker) akan melakukan serangan saat disistem terjadi bug atau celah atau bisa karena kita yang kurang begitu sigap atau sikap yang terlalu meremehkan bahwa hacker tidak akan mengambil alih komputer/perangkat kita. contohnya seorang defacer script kiddies yang hanya bermodalkan tool scan untuk mencari tau apakah web itu vuln atau tidak dan dork untuk mencari tau web vuln di search engine. 
  • Target Pilihan : Target pilihn seorang penyerang (attacker/hacker) untuk melakukan sebuah serangan, serangan tersebut memiliki tujuan - tujuan tertentu yang sudah direncanakan berbeda dengan kesempatan.
 2. Tujuan Footprinting
  • Menemukan cara untuk menyusup ke sebuah web atau sistem dengan cara memperoleh profile atau postur keamanan yang lengkap tentang sebuh sistem yang akan menjadi sasaran. Selain itu footprinting juga dapat mengungkap kerentanan sebuah sistem dan meningkatkan kemudahan untuk menyusup.
3. Menutupi jejak seorang penyerang itu penting
  • Supaya seorang administrator dari sebuah sistem / web tidak pernah tau bahwa mereka (attacker/hacker) telah masuk ke sistem, selain itu juga bertujuan supaya identitas mereka tidak diketahui ketika seorang administrator telah tau bahwa telah terjadi penyusupan dan akan dilaporkan ke pihak berwajib atau penyerangan balik.
4.  Jenis reconnaissance yang dikumpulkan Whois
  • Passive reconnaissance
5. 3 Hal yang harus di ingat saat menulis / meninjau kebijakan keamanan
  • Resiko
  • Ancaman
  • Kelemahan
6. Perbedaan antara alamat IP Publik dengan perorangan
  • Alamat IP Perorangan : untuk penggunaan internal, tidak dapat mengakses internet atau bisa terhubung melalui jaringan NAT, hal ini yang menyebabkan keamanan yang sangat terjaga dan efisiensi dari penggunaan IP.
  • Alamat IP Publik : alamat ip yang dapat dilihat dan diakses oleh siapapun, siapapun bisa mengakses dan mendapatkan informasi mengenai komputer tersebut seperti web server, bisa mengakses atau terhubung ke internet.
7. 2 Tipe Proxy Firewall
  • Packet Filltering
  • Circuit Gateway
8. Firewall dijadikan pengembang dari kebijakan keamnan
  • Firewall bertindak sebagai suatu saringan dan penghalang yang membatasi aliran data
    dari internet masuk dan keluar perusahaan. Konsep yang menjadi latar belakang
    firewall adalah membangun satu pengaman untuk seluruh komputer yang ada di
    jaringan perusahaan. Ada tiga jenis firewall, yaitu packet-filtering, circuit-level, dan
    aplication level, yang mempunyai fungsi pengamanan tersendiri.
9. Teknologi yang berada dalam Cisco Firewall Feature Set IOS 
  • Menggunakan teknologi 3560E dan 3750E Switches
10.  Bagaimana istilah 802.11 dan Wifi digunakan ? Apa perbedaan dan Kemiripan diantara mereka
  • 802.11 atau IEE 802.11 adalah sebuah standar untuk implementasi jaringan Wireless atau Nirkabel pada frekuensi band 2.4, 3,6 dan 5 GHz. Jadi semua perangkat dan ketentaun yang ada pada wireless saat ini mengikuti standar ini, dengan adanya standar dimaksudkan agar setiap perangkat wireless yang berbeda tetap dapat berkomunikasi meski berbeda vendor.
  • Wifi adalah sebuah teknologi telekomunikasi jaringan nirkabel (tanpa kabel) yang mengunakan media gelombang elektromagnetik sebagai media penghantar datanya (sebagai pengganti kabel).
Perbedaan dari salah satu point diatas, kita ambil yang Wifi dengan WiBro.
  • Perbedaan Wifi dengan WiBro :
  • Jangkauan WiFi hanya sebatas 100.m sedangkan WiBro bisa sampai 1.km.
  • WiBro dapat di akses dari kendaraan dengan kecepatan 60 km/jam, sedangkan WiFi tidak.
  • WiBro memiliki kecepatan yang lebih tinggi dibanding WiFi
Persamaan Wifi dengan WiBro
  • Sama-sama koneksi tampa kabel (wireless).
  • Sama-sama punya jangkauan tertentu yang berbeda.




sumber
http://begal-tech.blogspot.co.id/2015/10/contoh-soal-dan-jawaban-keamanan-jaringan-part1.html

Senin, 17 Oktober 2016

Cara Mengkoneksikan Mikrotik ke Internet



Bagaimana cara mengkoneksikan Mikrotik ke Internet? Mungkin pertanyaan ini pernah muncul ketika anda baru menggunakan Mikrotik. Ada beberapa cara yang dapat ditempuh untuk mengkoneksikan Mikrotik ke Internet. Cara-cara tersebut bergantung pada modem atau perangkat yang digunakan untuk terkoneksi dengan internet.

Secara umum cara mengkoneksikan Mikrotik ke Internet adalah sebagai berikut :

1. Pastikan dulu sumber koneksi internet. Apakah dari modem ADSL (misalnya Speedy) atau dari modem USB.

2. Jika anda menggunakan Modem USB untuk koneksi ke Internet, silakan baca artikel disini.

3. Jika sumber koneksi internet menggunakan Speedy yang menggunakan PPPoE, maka seting Mikrotik silakan baca disini.

4. Jika sumber koneksi Internet langsung tanpa seting modem dulu, seperti koneksi dari modem Speedy atau Router 3G, dimana tidak perlu tambahan seting di Mikrotik maka lanjut ke step ke 5.

5. Login ke Mikrotik via Winbox --> Masuk ke menu  IP --> DHCP Client --> Tambahkan DHCP Client dengan meng-klik menu +
- Interface : Pilih interface yang terhubung ke sumber Internet
- Use Peer DNS : Centang
- Use Peer NTP : Centang
- Add Default Route : yes



6. Setting IP address. Masuk ke menu IP --> Addresses --> Tambahkan IP address untuk interface yang menuju ke client. Disini saya contohkan memberi IP address pada interface LAN yang menuju ke Client dengan IP address 192.168.9.111/24.






7.  Tambahkan setingan DNS Server. Masuk ke menu IP --> DNS. Karena pada step 5 kita sudah mengguakan DHCP Client dimana kolom "Use Peer DNS" dicentang, maka Mikrotik juga sudah dapat DNS Server secara otomatis dari sumber internet. 
Tapi untuk cadangan bisa tambahkan lagi pakai DNS nya Google : 8.8.8.8





8. Tambahkan setingan NAT Masquerade. Masuk ke menu IP --> Firewall --> Masuk Tab NAT --> Tambahkan rule NAT :
~ Tab General
- Chain : srcnat
- Out-interface : pilih interface yang menuju ke sumber internet
~ Tab Action
- Action : Masquerade




9. Sampai disini, Mikrotik seharusnya sudah konek ke internet. Cek koneksi dengan melakukan ping via terminal.



Demikianlah tutorial cara mengkoneksikan Mikrotik ke Internet. Ini adalah tutorial Mikrotik Dasar yang dapat anda terapkan dan silakan anda kembangkan sendiri selanjutnya.




sumber

https://mikrotikindo.blogspot.co.id/2014/07/cara-mudah-mengkoneksikan-mikrotik-ke-internet.html